Minggu, 28 Februari 2021

financial tecnology

 

Financial Technology

 Disadari atau tidak, financial technology telah menjadi bagian dari keseharian kita. Misalnya saat Parent Pinters melakukan pembayaran dengan QR Code pada gawai, mentransfer sejumlah uang cukup dengan ponsel, dan sebagainya. Keberadaan perusahaan fintech dapat dikatakan sebagai inovasi baru pada industri keuangan non tunai yang praktis dan semakin diminati.

Fintech sangat cocok menjadi bagian dari gaya hidup yang serba praktis dan cepat. Anda dapat menghemat waktu mengantri di ATM untuk melakukan transaksi atau mengambil uang tunai. Semuanya bisa dilakukan dengan mudah kapan dan dimana saja cukup dengan smartphone.

Fintech juga menjadi sarana pendanaan alternative cukup dengan mengisi data-data secara online. Ingin tahu lebih banyak tentang manfaat Fintech? Simak ulasan berikut untuk menambah wawasan Anda.

 

·        Definisi Financial Technology

Menurut NDRC (National Digital Research Centre) Fintech adalah istilah untuk menjelaskan terobosan baru pada bidang jasa finansial. Secara sederhana dapat diartikan sebagai terobosan dalam keuangan yang melibatkan teknologi canggih. Dalam definisi yang lebih detail, Fintech dapat diartikan sebagai startup yang menyediakan layanan terkait keuangan.

Pengertian financial technology menurut OJK sesungguhnya tidak terlalu jauh berbeda dengan definisi tersebut. OJK menjelaskan produk Fintech sebagai sebuah sistem yang dirancang untuk mengoperasikan mekanisme transaksi tertentu yang berhubungan dengan keuangan. Startup ini berfokus untuk menciptakan fitur-fitur yang canggih agar seluruh aspek pelayanan finansial semakin cepat, praktis, dan mudah. Hal ini meliputi sistem pembayaran serta pemindahbukuan (transfer), crowdfunding, pengelolaan aset, serta pinjaman. Jalur yang harus dilalui untuk semua aktivitas tersebut secara konvensional dapat dipotong dengan bantuan teknologi. Waktu yang singkat serta kepraktisan layanan menjadi daya tarik inovasi ini sehingga sedikit demi sedikit kemudian membuat gaya hidup masyarakat berubah.

Ini termasuk di Tanah Air, dimana financial technologi di Indonesia juga berkembang kian pesat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak didirikan startup Fintech dengan berbagai layanan keuangannya.

·        Manfaat Financial Technology Bagi Masyarakat

Inilah beberapa manfaat yang bisa Parent Pinters dapatkan dengan sarana Fintech:

1. Fintech Menunjang Perkembangan Startup Keuangan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya semakin banyak startup lokal dengan layanan keuangan modern Fintech yang bermanfaat untuk memudahkan masyarakat. Kondisi tersebut membawa pengaruh besar bagi aktivitas keuangan masyarakat. Hampir sama seperti bisnis-bisnis lainnya, hanya mereka yang dapat menyediakan produk terbaiklah yang akan bertahan dan maju.

Salah satunya adalah Pintek, perusahaan keuangan yang menyediakan produk pendanaan alternatif khusus untuk pendidikan. Pintek adalah mitra terbaik bagi Parent Pinters yang bercita-cita menyediakan akses pendidikan setinggi-tingginya bagi buah hati.

2. Fintech Meminimalkan Keberadaan Penyedia Pinjaman Berbunga Tinggi

Fintech seharusnya dapat menjadi solusi permasalahan keuangan masyarakat, bukannya malah membebani nasabah dengan bunga tinggi. Untuk menghindari rentenir-rentenir berkedok perusahaan Fintech, pastikan Anda hanya memilih platform yang telah mengantongi perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Fintech dengan layanan keuangan pinjaman online disebut peer to peer (P2P) lending. Ini adalah platform yang mempertemukan antara debitur (peminjam) dengan kreditur (pemberi pinjaman). Financial technology OJK hingga bulan Agustus 2020 telah mengeluarkan izin bagi 157 perusahaan P2P. Alternative pendanaan ini dapat menjadi pilihan jika Parent Pinters sulit mendapatkan ACC untuk pengajuan permohonan pinjaman pada bank.

3. Fintech sebagai Alternatif Sarana Investasi

Selain dapat menjadi solusi bagi kebutuhan pendanaan, Fintech juga dapat berperan pada pengelolaan keuangan dengan membantu mengembangkan dana Anda. Disini Parent Pinters dapat menjadi kreditur atau pemberi pinjaman dengan imbal hasil mulai dari 10% sampai 21% per tahun. Nilai tersebut jauh lebih besar dibandingkan investasi deposito yang rata-rata imbal hasilnya sebesar 7% per tahun.

 

4. Memudahkan Layanan Finansial

Di antara jenis-jenis financial technology menurut para ahli, payment, clearing, dan settlement adalah salah satu di antaranya. Produk terkait aspek tersebut misalnya e-wallet yang memudahkan transaksi keuangan kapan dan dimana saja cukup dengan perangkat gawai.

Payment gateway mengubah cara transaksi konvensional, dimana kita harus mendatangi tempat atau kantor untuk memperoleh suatu layanan keuangan. Semuanya sekarang menjadi semakin efisien dan hemat waktu. Parent Pinters bahkan tidak perlu pergi keluar rumah untuk melakukan suatu transaksi, termasuk membayar biaya pendidikan anak.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

financial tecnology

  Financial Technology   Disadari atau tidak, financial technology telah menjadi bagian dari keseharian kita. Misalnya saat Parent Pinters...